Blog categories
Blog search

Ini Model Pembelajaran Kreatif Yang Wajib Dicoba!

Posted on1 Year ago 379

Kegaian belajar mengajar merupakan kegiatan yang bisa saja menenangkan namun bisa pula menjadi kegiatan yang amat sangat membosankan. Tentunya hal tersebut dilatar belakangi suasana kelas yang bersemangat atau tidak.

Terkadang memang sulit untuk menciptakan suasana kelas yang menyenangkan. Terlebih jika materi yang dibawakan berupa angka-angka. Kebanyakan dari siswa mungkin akan merasa cepat bosan bila dihadapkan dengan banyak angka. Akibatnya siswa-siswa tersebut tidak bisa menerima materi yang diajarkan dengan optimal.

Untuk mengatasi permasalahan tersebut guru harus dapat menjadi seorang pengajar sekaligus seorang teman yang menyenangkan. Hal tersebut guna membangun kedekatan antara guru dan siswa sehingga kegiatan belajar akan jauh lebih menyenangkan. 

Oleh karena itu saat ini seorang guru harus memiliki kreativitas tinggi serta menuangkan berbagai ide dan  tidak lupa juga harus inovatif. Untuk itu pembelajaran kreatif dibentuk.

Pembelajaran kreatif adalah suatu bentuk proses pembelajaran yang terfokus pada usaha yang dilakukan oleh seorang Guru kepada siswanya dengan melakukan berbagai kegiatan pembelajaran yang aktif dan kondusif. 

Pembelajaran kreatif juga digunakan untuk meningkatkan kreativitas para siswa dan menumbuhkan percaya diri serta kemampuan berfikir. Berikut merupakan beberapa metode yang bisa dilakukan sebagai model pembelajaran kreatif. 

Role Play

Role Play adalah salah satu pembelajaran yang melibatkan kreativitas. Role play berarti bermain peran dan memperlihatkan kebolehan berakting. Ketika belajar dengan metode role play siswa akan mengeksplorasi berbagai karakter. Metode ini akan meningkatkan imajinasi dan daya kreativitas. 

Untuk menggunakan metode ini guru harus membentuk siswa menjadi beberapa kelompok. Bebaskan siswa untuk memilih siapa partner mereka, namun setidaknya kelompok tersebut berisi 3 sampai 5 orang. Berikan penjelasan mengenai materi apa yang saat ini ingin dipelajari. Jika materi yang dipelajari cukup banyak, guru bisa melakukan pengundian untuk menentukan  kelompok mana yang akan memerankan materi apa. Setelah materi telah ditentukan berikan waktu setidaknya paling sedikit 15 menit untuk para siswa merangkai skenario. Setelah role play siap dimulai, dan sehabis role play guru dapat menyampaikan kesimpulan dan evaluasi. 

Talking Stick

Talking Stick adalah metode pembelajaran yang dapat meningkatkan kepercayaan diri siswa. Teknik talking Stick ini mendorong siswa untuk berbicara dan mengutarakan pendapat dan pemikirannya. Untuk melakukan metode ini mudah saja, guru harus mempersiapkan sebuah tongkat lalu memberikannya kepada seorang siswa, nantinya siswa yang mendapatkan tongkat tersebut harus menjawab pertanyaan yang dilontarkan oleh guru. 

Untuk menambah keseruan metode talking stick ini juga bisa dilakukan dengan cara sebagai berikut.

Guru menyiapkan sebuah lagu, lalu guru memutarkan lagu tersebut berbarengan dengan tongkat yang diputarkan. Nantinya saat lagu berhenti yang menyimpan tongkat terakhir adalah yang wajib menjawab pertanyaan guru. Dengan adanya lagu akan membuat suasana belajar sedikit lebih santai dan menyenangkan.

Dragon Ball

Metode belajar yang satu ini sangat menyenangkan. Pada metode Dragon Ball guru akan menyuruh siswa membentuk beberapa kelompok. Setelah itu guru akan memanggil ketua kelompok dari masing-masing kelompok tersebut. Nantinya guru memberikan materi yang akan dipelajari pada setiap ketua kelompok. Lalu ketua kelompok tersebut akan berbalik ke masing-masing kelompoknya. 

Selanjutnya setiap ketua kelompok tersebut menjelaskan materi yang sudah ditetapkan kepada  anggota kelompok. Lalu Seluruh anggota kelompok tersebut diberikan sebuah kertas dimana mereka harus menuliskan pertanyaan sesuai dengan materi yang didapatkan. Kertas-kertas berisi pertanyaan tersebut harus dibentuk bulatan seperti bola yang nantinya akan dilempar dari satu siswa ke siswa lainnya secara acak selama beberapa menit. Setiap siswa harus memegang satu bola atau satu pertanyaan, kemudian menjawab pertanyaan yang sudah tertulis di kertas berbentuk bola tersebut. 

Alat Peraga

Model pembelajaran dengan menggunakan alat peraga juga menjadi solusi yang tepat untuk membuat suasana belajar semakin menyenangkan. Dengan menggunakan alat peraga ini siswa akan jauh lebih mengerti tentang materi yang sedang dipelajari. Tak hanya itu alat peraga juga pasti akan menarik perhatian  dan minat belajar siswa.   

Misalnya pelajaran yang sedang dipelajari yaitu pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam. ada materi mengenai mengenal bagian tubuh manusia. Oleh karena itu untuk membuat siswa lebih paham tentang materi tersebut, guru bisa membawa alat peraga yang merupakan patung plastik berbentuk tubuh manusia lengkap dengan organ-organ yang menyertainya. Ketika melihat benda tersebut tentu siswa akan lebih tertarik dan lebih mengerti materi yang disampaikan. 

Menu